Mengulik Info Beasiswa Pertamina Foundation dan Rumah Kepemimpinan

UNAIR NEWS – Mendapat beasiswa saat masa perkuliahan menjadi impian hampir semua mahasiswa. Hal ini sejalan dengan program kerja STALK (Scholarship Talk) yang diwujudkan oleh Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa BEM Fakultas Psikologi UNAIR Pada Sabtu (19/11/22). Hadir Ersa Pawitrasari H awardee Pertamina Sobat Bumi dan Arief Rahman N.F supervisi Rumah Kepemimpinan Regional 4 Surabaya.

Ersa Pawitrasari lulusan Fakultas Psikologi UNAIR awardee Pertamina Foundation Scholarship batch 7 mengawali materi webinar siang itu. Ia mengatakan, program beasiswa yang dibuka ada tiga macam yaitu jalur S1 reguler Sobat Bumi, program beasiswa afirmasi bagi perguruan tinggi di bawah naungan Pertamina, dan beasiswa Pertamina vokasi atau politeknik.

“Sasaran beasiswa Sobat Bumi kepada mahasiswa berprestasi secara akademik, aktif organisasi atau kegiatan sosial kemasyarakatan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan diutamakan memiliki keterbatasan secara ekonomi,” ucap Ersa.

Ia melanjutkan, persyaratan beasiswa Sobat Bumi sendiri yaitu berkuliah di kampus yang bermitra dengan Pertamina Foundation, IPK minimal 3,00 skala dari 4,00, membuat karya tulis dengan tema yang sudah ditentukan, dan masih banyak lagi. Bentuk bantuan beasiswa berupa biaya pendidikan per semester lima juta, bantuan biaya hidup perbulan lima ratus ribu, bantuan dana untuk melaksanakan project dan diadakan Training Capacity Building untuk meningkatkan kepemimpinan dan value dari mahasiswa.

Di pengujung sesi materi, Ersa membagikan tips mendaftar beasiswa. “Lakukan sesuai rules, lengkapi berkas yang dibutuhkan jauh-jauh hari, dan jangan sepelekan hal kecil,” ucapnya. “Selain itu, siapkan diri dengan mengenal value, kekuatan dan kurangan yang kita punya. Hal tersebut bisa menjadi nilai tambah. Lalu tetap jadi diri sendiri dan tawakal ikhlas semua tidak terlepas dari takdir Tuhan,” tambahnya.

Beasiswa Rumah Kepemimpinan

Sesi kedua dilanjut oleh Arief Rahman N.F yang membagikan informasi beasiswa Rumah Kepemimpinan. Beasiswa itu sudah berdiri sejak 20 tahun, serta banyak alumni yang berkiprah di sektor kepemimpinan. Seperti namanya, beasiswa ini didirikan karena latar belakang pemimpin yang kurang berkarakter.

Arief yang juga mahasiswa akhir semester Fakultas Psikologi UNAIR menyebut, program pembinaan yang diberikan juga banyak. Seperti program khusus kepemimpinan, program pembinaan bulanan, program pekanan dan program harian peningkatan kualitas spiritual, dan habit produktif.

Arief menjelaskan, komponen beasiswa yang diberikan awardee meliputi uang saku, tunjangan asrama, macam-macam pembinaan, hingga pembagian biaya operasional kegiatan. Total bantuan biaya yang diberikan mencapai dua juta perbulan.

“Untuk fasilitas asrama bagian regional Surabaya hanya diperuntukkan bagi mahasiswa laki-laki saja. Sedangkan fasilitas asrama putri bagian regional Jakarta dan Yogyakarta,” ucap Arief. Setiap regional Rumah Kepemimpinan memiliki supervisor atau mentor yang sekarang amanah itu diemban oleh Arief sendiri.

Arief yang pernah menjabat sebagai ketua BLM Fakultas Psikologi membagikan beberapa kriteria peserta awardee. Antara lain, mahasiswa muslim, IPK sekurang-kurangnya 3,00, siap mengikuti pembinaan dan aktif organisasi atau sebagai relawan. Rumah Kepemimpinan berbeda dengan beasiswa lain. Beasiswa ini ada evaluasi setiap semester yang mana akan dipertanyakan kontribusinya selama menjadi awardee.

“Saranku pilih salah satu bidang, dalami bidang tersebut, kembangkan dan pelajari untuk bisa apply ke beasiswa Rumah Kepemimpinan,” pungkas Arief Rahman. (*)

Penulis: Mutiara Rachmi Karenina

Editor: Binti Q. Masruroh

bRimPrIg

https://www.jasaarsitekmalang.net/

Tinggalkan Balasan