Perkuat Kerja Sama Internasional, FST UNAIR Lakukan Kerja Sama dengan 4 Universitas di Malaysia

UNAIR NEWS – Memperkuat jaringan dan relasi di skala internasional, Universitas Airlangga (UNAIR) melakukan berbagai kerja sama dan kolaborasi dengan mitra dari luar negeri. Dalam hal ini Fakultas Sains dan Teknologi melakukan kerja sama dengan 4 Universitas di Malaysia pada Kamis (17/11/2022). Keempat universitas itu adalah Universitas Malaya, Universiti Kebangsaan Malaysia, Management and Science University, dan INTI International University.

Kunjungan ke Universitas Malaya

Kunjungan dari FST UNAIR disambut hangat oleh Universitas Malaya khususnya Fakulti Sains UM. Kunjungan diterima oleh dekan yaitu Prof Dr Zulqarnaen Mohamed. Kerja sama yang akan dijalin yaitu kolaborasi dalam bentuk join research dan join publication.

FST UNAIR sudah menyiapkan beberapa paper untuk publikasi ke high impact Scopus journal bersama Prof Harith Ahmad selaku Direktur PRC UM. Ada juga program double degree antara program studi S2 Kimia FST UNAIR dan S2 Kimia Universitas Malaya.

Selanjutnya, FST UNAIR juga melakukan kunjungan ke Fakultas Teknik Universitas Malaya yang disambut oleh Wakil Dekan Bidang Value Creation & Enterprise Assoc Prof Ir Dr Tan Chou Yong. Kunjungan itu melahirkan kerja sama berupa join research dan program double degree antara Program Studi S2 Teknik Biomedis dan Master Program Biomedical Engineering Universitas Malaya.

Kunjungan yang juga menuju Photonic Engineering Lab Fakultas Teknik Universitas Malaya diterima oleh Prof Sulaiman Wadi Harun. Kunjungan tersebut melahirkan join research tentang Fiber Sensors & Fiber Lasers dan juga sudah menghasilkan paper ke jurnal Q1/Q2 Scopus.

Perkuat Kerja Sama Internasional

Dekan FST UNAIR Prof Dr Moh Yasin MSi menjelaskan, dalam kerja sama ini selain menitikberatkan unsur penelitian dan publikasi yang menghasilkan 24 paper, juga adanya kerja sama berupa pengabdian masyarakat berskala internasional.

“Kita sudah banyak kolaborasi dengan berbagai universitas top dunia,” ucap Prof Yasin.

Perguruan tinggi itu meliputi Aston University, Delft University of Technology, University of Kassel, Universitas Groningen, University of Karachi, Tishk International University, Chulalongkorn University, Saxion University , Korea University, University of Kitakyushu.

Ada pula Osaka of University, Meijo University, Abia University, National University of Malaysia, National Central University, National Taiwan University of Science and Technology, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, University Technology Malaysia, dan lainnya. (*)

Penulis : Satriyani Dewi Astuti

Editor: Binti Q. Masruroh

bRimPrIg

https://www.jasaarsitekmalang.net/

Tinggalkan Balasan